IMPLEMENTASI FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR DETEKSI DINI ISPA BERBASIS WEB
Dzurrotu Umi Asyfiya (23176022) Hasna Durrotul Hikmah (23176020) Garnis Firdaus (23176016) Akmaliyah (23176007)
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencakup penyakit-penyakit dengan prevalensi epidemik dan mortalitas (jumlah kematian yang diukur dalam suatu populasi) di seluruh dunia. Beberapa jenis penyakit diklasifikasikan sebagai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yaitu pneumonia, difteri, tuberkulosis, dan COVID-19. Kementerian Kesehatan Indonesia menyarankan bahwa salah satu indikator kinerja untuk pengendalian dan penanganan penyakit menular adalah deteksi penyakit. Deteksi penyakit merupakan faktor terpenting untuk penyakit menular, dan deteksi dini berdasarkan gejala pasien sangat penting untuk mengklasifikasikan dan menangani penyakit-penyakit tersebut. Penanganan yang tertunda dari penyakit-penyakit ini telah mengakibatkan banyak kasus dan kematian, terutama pada ISPA. Selanjutnya, untuk mendukung program Kementerian Kesehatan, sebuah sistem pakar dibangun untuk mendeteksi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara dini berdasarkan gejala pasien. Penerapan kombinasi forward chaining dan certainty factor sebagai metode sistem pakar dapat menghasilkan rentang persentase akurasi sistem sebesar 95 hingga 97,5%.