PRODI S1 SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS HARKAT NEGERI GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN APLIKASI SIGAP MARGADANA
Kota Tegal – Program Studi S1 Sistem
Informasi Universitas Harkat Negeri (UHN) melaksanakan kegiatan Pengabdian
kepada Masyarakat bertajuk “Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi SIGAP MARGADANA
bagi Pegawai Kecamatan Margadana Kota Tegal.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai
bentuk dukungan perguruan tinggi terhadap transformasi digital dan peningkatan
tata kelola kegiatan aparatur pemerintah di Kecamatan Margadana sekaligus
sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian dengan judul “Pengembangan Sistem SIGAP Margadana Untuk Monitoring Aktivitas
Pegawai Menggunakan Teknologi OCR Dan LBS” yang telah dilakukan oleh tim
penelitian Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Harkat Negeri (UHN).
Untuk
memastikan materi pelatihan tersampaikan secara optimal dan sesuai dengan porsi
tugas masing-masing tingkatan jabatan, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan
ini dibagi menjadi 2 gelombang (batch):
- 1. Batch 1 (Senin, 6 Juli 2026): Dikhususkan bagi
pengguna dengan hak akses tingkat manajerial dan pengelolaan data, yakni Admin
Kelurahan, Admin Kecamatan, Camat, serta para Lurah se-Kecamatan Margadana.
Pada sesi ini, fokus pelatihan lebih ditekankan pada fungsi monitoring,
validasi laporan lapangan, dan pengelolaan sistem.
- 2. Batch 2 (Jumat, 10 Juli 2026): Diikuti oleh
seluruh pegawai dan aparatur Kecamatan dan seluruh pegawai dan aparatur
Kelurahan di wilayah Kecamatan Margadana yang bertindak sebagai pengguna
lapangan. Sesi ini berfokus pada teknis penggunaan aplikasi harian melalui
perangkat berbasis Android dan web.
Secara
total, kegiatan ini menyasar sebanyak 65 aparatur dan pegawai di lingkungan
Kecamatan Margadana Kota Tegal. Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, para
peserta diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi SIGAP MARGADANA, yaitu sistem
informasi terintegrasi berbasis web dan Android yang dikembangkan untuk mendukung
program Silaturahmi Aktif Pegawai Margadana.
Acara
penting ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Direktur Kerjasama dan
Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Erni Unggul Sedya Utami, SE, M.Si.
Kehadiran beliau menegaskan komitmen kuat universitas dalam menjalin sinergi
yang berkelanjutan dengan instansi pemerintah daerah guna mendorong
digitalisasi pelayanan publik.
SIGAP
MARGADANA sendiri dirancang untuk membantu pegawai dalam mendokumentasikan
berbagai kegiatan lapangan, seperti kunjungan kepada masyarakat, pemantauan
kegiatan warga, sosialisasi program, inspeksi lingkungan, kerja bakti,
koordinasi, sarasehan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Aplikasi
ini juga mendukung program inovasi Camat Margadana yang mendorong setiap pegawai
untuk melakukan aktivitas minimal 3.000 langkah setiap hari. Program tersebut
tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aktivitas fisik pegawai, tetapi juga
untuk memperkuat interaksi dan kedekatan aparatur dengan masyarakat.
Kehadiran
aplikasi ini disambut positif oleh para pegawai Kecamatan Margadana. Imron
Rosadi, S.I.Pust., salah satu pegawai yang mengikuti pelatihan, menyatakan
bahwa aplikasi ini sangat membantu dalam menyederhanakan pelaporan kinerja
harian.
"Sebelumnya,
pendokumentasian kegiatan lapangan sering kali tercecer di berbagai grup
WhatsApp atau memori ponsel masing-masing. Dengan adanya aplikasi SIGAP
MARGADANA, proses pelaporan menjadi jauh lebih praktis dan terstruktur. Fitur
pencatat langkah dan koordinat GPS-nya juga sangat transparan, sehingga kami
bisa membuktikan kerja nyata di lapangan dengan lebih valid," ujar Imron.
Senada
dengan hal tersebut, Camat Margadana, Ary Budi Wibowo, SH., M.Si., menyampaikan
apresiasi yang mendalam kepada tim pengabdian masyarakat Universitas Harkat
Negeri. Menurutnya, aplikasi ini adalah jawaban atas tantangan monitoring
aparatur di era digital.
"Kami
sangat berterima kasih atas kolaborasi luar biasa dari Universitas Harkat
Negeri. Aplikasi SIGAP MARGADANA ini tidak hanya mendukung program inovasi
3.000 langkah harian untuk kesehatan pegawai, tetapi juga menjadi alat kendali
mutu pelayanan kami kepada masyarakat. Kini, selaku pimpinan, saya dapat
memantau progres, lokasi, dan tindak lanjut kegiatan lapangan secara real-time
berbasis bukti yang akurat," tegas Ary Budi Wibowo.
Melalui
aplikasi SIGAP MARGADANA, pegawai dapat melihat jadwal kegiatan, mengunggah
dokumentasi foto kegiatan, mencatat jumlah langkah, mengunggah foto smartwatch,
merekam koordinat lokasi menggunakan Global Positioning System (GPS), menambahkan
deskripsi kegiatan, serta mencatat tindak lanjut dari kegiatan yang telah
dilaksanakan.
Sistem ini
dilengkapi dengan fitur validasi lokasi berdasarkan radius kegiatan, riwayat
aktivitas, progres harian, serta rekapitulasi laporan. Data yang dimasukkan
oleh pegawai dapat dipantau oleh pimpinan sesuai dengan hak akses masing-masing
pengguna. Dengan demikian, SIGAP MARGADANA tidak hanya berfungsi sebagai
aplikasi pencatat jumlah langkah, tetapi juga sebagai sistem monitoring
kegiatan lapangan berbasis bukti dan lokasi.
Materi
pelatihan meliputi proses masuk ke dalam sistem, melihat jadwal, mengaktifkan
akses lokasi, mendokumentasikan kegiatan, memasukkan jumlah langkah, mengunggah
bukti kegiatan, serta melihat status validasi laporan. Pelatihan juga
diharapkan dapat menyamakan persepsi pengguna mengenai tata cara pelaporan
sehingga data aktivitas pegawai dapat terdokumentasi secara lebih seragam,
akurat, dan mudah diverifikasi.
Ketua tim
Pengabdian kepada Masyarakat, Bayu Aji Santoso, M.Kom., menjelaskan bahwa
implementasi teknologi dalam organisasi pemerintah tidak cukup hanya dengan
menyediakan aplikasi. Keberhasilan transformasi digital juga membutuhkan
kesiapan pengguna, pemahaman terhadap proses kerja, serta komitmen dalam
memanfaatkan aplikasi secara berkelanjutan.
“Melalui
kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap seluruh pegawai Kecamatan
Margadana tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi, tetapi juga memahami
pentingnya kualitas data, dokumentasi kegiatan, dan pemanfaatan informasi untuk
mendukung proses monitoring serta evaluasi organisasi,” jelasnya.
Tim
pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini terdiri dari dosen-dosen
Prodi S1-Sistem Informasi diketuai oleh Bayu Aji Santoso, M.Kom., dengan
anggota dosen Bangkit Indarmawan Nugroho, M.Kom. dan Sarif Surorejo, S.E.,
M.Kom, serta melibatkan dosen dari Prodi S1-Ilmu Psikologi Inur Tivani, S.Si,
M.Pd. Kegiatan ini juga didukung oleh keikutsertaan mahasiswa Program Studi S1
Sistem Informasi, yaitu Nindya Alicia Anggraini dan Indra Fahru Rozy Prayogo.
Keterlibatan
mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran
berbasis pengalaman. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara
langsung dengan mitra, membantu proses pelatihan, mendampingi peserta dalam
penggunaan aplikasi, serta memahami penerapan sistem informasi untuk
menyelesaikan permasalahan nyata di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat ini juga merupakan bentuk hilirisasi hasil pengembangan
teknologi yang dilakukan oleh sivitas akademika Program Studi S1 Sistem
Informasi Universitas Harkat Negeri. Aplikasi yang telah dikembangkan tidak
hanya diserahkan kepada mitra, tetapi juga disertai dengan kegiatan
sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan agar dapat
dimanfaatkan secara optimal.
Melalui
penerapan SIGAP MARGADANA, data kegiatan pegawai yang sebelumnya berpotensi
tersebar pada berbagai media komunikasi dapat dihimpun dalam satu sistem
terintegrasi. Pimpinan dapat memantau progres kegiatan, lokasi pelaksanaan,
dokumentasi, jumlah langkah, serta tindak lanjut kegiatan secara lebih cepat
dan sistematis.
Program
Studi S1 Sistem Informasi Universitas Harkat Negeri berharap kegiatan ini dapat
mendukung keberlanjutan inovasi di Kecamatan Margadana, meningkatkan kesiapan
aparatur dalam menghadapi transformasi digital, serta memperkuat tata kelola
pelayanan publik berbasis data dan teknologi informasi.
Kolaborasi
antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini diharapkan terus berkembang
melalui kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sistem,
dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan kolaborasi tersebut,
teknologi informasi dapat memberikan manfaat nyata bagi organisasi pemerintah
dan masyarakat Kota Tegal.